Artikel Alat BeratMemahami Pentingnya Daur Ulang Lumpur pada HDD

June 3, 2021by XCMG Indodrill0

Pengeboran terarah (HDD) seringkali dimanfaatkan untuk pemasangan utilitas bawah tanah tanpa melakukan penggalian. Sehingga lebih praktis dan banyak dipilih oleh kontraktor pipa karena efektif pemasangannya.

Metode ini sangat dibutuhkan di sekitar daerah yang sering mengalami gangguan tanah sehingga bisa menyebabkan kerusakan pada bangunan dan saluran di sekitarnya. Jadi butuh cara tersendiri untuk menemukan solusinya.

Maka dari itu dibutuhkan pengeboran yang tepat, yaitu HDD. Sehingga proses konstruksi bangunan bisa berjalan dengan aman dan lancar. Dengan begitu tidak terjadi pembengkakan dana saat pemasangan utilitas bawah tanah.

Pembuangan Lumpur Bekas Pengeboran Proyek

HDD memberikan keuntungan tersendiri kepada kontraktor dan orang yang ada di kawasan proyek. Karena umumnya jalanan yang digali mengakibatkan terjadinya kemacetan. Sayangnya pekerjaan ini belum berakhir meski pemasangannya berhasil.

Alasannya adalah karena masih ada lumpur bekas pengeboran yang perlu diperhatikan. Sayangnya biaya untuk pembuangan cairan ini sangat mahal. Sehingga perlu dilakukan daur ulang lumpur supaya lebih ekonomis.

Pentingnya Melakukan Daur Ulang Lumpur dan Manfaatnya

Pada dasarnya campuran cairan pengeboran itu penting sekali karena mempengaruhi hasil kerja HDD. Hanya saja terkadang cairan tersebut meninggalkan masalah baru. Sehingga diperlukan proses daur ulang cairan supaya lebih hemat.

Berikut ini adalah manfaat melakukan daur ulang lumpur sisa pengeboran. Dengan mengetahuinya, diharapkan bisa membantu memberikan pengetahuan seputar pentingnya daur ulang. Berikut adalah penjelasan tentang manfaatnya:

  1. Daur ulang lumpur itu hemat biaya bahan bakar karena tidak butuh truk untuk membawa air. Sehingga produktivitas kerja semakin meningkat karena lebih hemat biaya dan tenaga.
  2. Waktu kerja rig menjadi lebih meningkat karena dapat setiap bahan-bahannya disesuaikan dengan kebutuhan. Sehingga masa pakai alat lebih meningkat dan sesuai tanpa terjadi pemborosan.
  3. Daur ulang bisa membuat emisi berkurang karena mampu menurunkan jejak karbon. Sehingga dilihat dari mana saja memang lebih efisien bila melakukan proses daur ulang tersebut.

Cara Kerja Daur Ulang Lumpur

Proses daur ulang itu umumnya berlangsung pada 3 langkah sekaligus. Yaitu cairan pertamanya menghilangkan partikel padat. Setelah itu bagian yang lebih halus dihilangkan. Terakhir padatan yang tersisa dibersihkan tuntas.

Sehingga dari sinilah cairan tersebut bisa dimanfaatkan kembali setelah menambahkan material lumpur. Itu artinya biaya aditif, pembuangan, dan transportasi air berkurang. Jadi cara ini lebih hemat.

Maka dari itu setiap unit alat ini harus dirawat dengan baik supaya alat tersebut bisa bekerja sebagaimana mestinya. Karena meski alatnya bagus, bila tanpa perawatan, maka kinerjanya tidak bisa maksimal.

Daur Ulang Lumpur Membuat Biaya Lebih Hemat

Dalam mengerjakan proyek yang lebih kecil, maka proses seperti ini bisa dilakukan dengan cara tradisional. Karena volume cairannya sedikit. Sehingga dalam praktiknya tidak memerlukan cara yang rumit.

Melihat hal tersebut, tidak heran bila banyak pabrik sekarang ini membuat sistem daur ulang berbentuk mikro supaya setiap pekerjaan proyeknya lebih hemat biaya dan tenaga.

Karena tidak dapat dipungkiri bila prosesnya ini bisa meringankan biaya secara keseluruhan dan sisa limbah cairannya juga lebih sedikit. Jadi lebih irit juga dan ramah lingkungan.

Setidaknya bila umumnya setiap 1 minggu ada 8000 galon lumpur bor bekas dibuang, maka setiap 45 sen per galonnya bisa dimanfaatkan untuk biaya pembuangan serta pengoperasian per tahun hingga 150 ribu USD.

Sedangkan bila melakukan proses daur ulang, maka kontraktor hanya akan kehilangan cairan sebanyak 1500 galon saja. Jadi lebih hemat. Karena dari sini saja sudah bisa dihitung berapa banyak sisi kehematannya.

Melihat hal tersebut maka unit daur ulang lumpur merupakan salah satu investasi terbaik untuk sebuah proyek apa saja. karena bisa menghemat biaya pengerjaan, waktu, dan tenaga.

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *