Artikel Alat BeratAsal Muasal Pengeboran Panas Bumi atau Geothermal

July 14, 2021by XCMG Indodrill0

Asal muasal Pengeboran panas bumi atau Geothermal dikenal sebagai sumber energi ramah lingkungan, juga sering digunakan sebagai sebagai pembangkit listrik. Geothermal memiliki biaya produksi lebih rendah daripada dengan bahan fosil.

Namun memang Geothermal ini, memiliki biaya eksplorasi lebih tinggi dibandingkan dengan sumber energi lainnya. Meskipun begitu, sepertinya biaya tidak menjadi masalah bagi sebagian negara yang sudah menerapkan penggunaan sumber energi ini.

Geothermal merupakan salah satu sumber energi yang dapat digunakan oleh manusia. Terdapat beberapa sumber energi yang dapat diubah menjadi listrik seperti Batu Bara, Angin, Tenaga Surya, Pasang Surut serta Biomass.

Penggunaan sumber energi alam lalu diubah menjadi listrik cukup banyak, dan salah satu pilihan sumber energi bumi ramah lingkungan adalah Geothermal. Meskipun begitu, masih banyak negara yang belum menggunakannya.

Asal Muasal Pengeboran Panas Bumi atau Geothermal

Indonesia merupakan salah satu negara yang menggunakan sumber energi Geothermal, negara lain seperti Amerika Serikat, Filipina, Meksiko dan Italia yang merupakan negara teratas yang sudah mulai memanfaatkan Geothermal tersebut.

Selama beberapa tahun terakhir Geothermal ini telah mengalami beberapa perkembangan, pada awalnya sekitar 10 GW hingga pada akhri 2018 mencapai 13,3 GW. Di Indonesia sendiri penggunaan energi ini sudah mencapai  1,197 Mve (Megawatt Electrical).

Sedangkan di posisi nomor 1 ada Amerika Serikat, dengan penggunaan energi sekitar 3,092 Mve dalam pengeboran panas bumi atau Geothermal.

Namun apakah Anda merasa penasaran sebetulnya darimana asal muasal Pengeboran panas bumi atau Geothermal ini berasal.

Geothermal pertama kali digunakan oleh negara Italia pada tahun 1904, yang kemudian di negara tersebut digunakan sebagai sumber energi tetap bagi kehidupan masyarakatnya.

Asal muasal Geothermal berasal dari peleburan batuan dan cairan di bawah kerak bumi, sehingga cairan dari bawah kerak bumi tersebut dikenal sebagai Magma. Agar dapat mencapai panas dari bawah, maka dilakukan penggalian sepanjang 2,5 km.

Uap dan air panas yang ditemukan di dalam galian lubang tersebut akan menggerakkan turbin secara langsung ke generator listrik. Pembangkit listrik panas bumi, terbagi menjadi 3 yaitu Uap Kering, Flash dan Biner.

Perbedaan dari ketiga pembangkit listrik tersebut adalah pada Uap Kering, mengeluarkan uap dari bawah tanah lalu menggunakannya sebagai penggerak turbin. Flash menggunakan air panas bertekanan tinggi lalu mengubahnya menjadi air dingin bertekanan rendah.

Kemudian pembangkit listrik pada Biner, bekerja dengan melewatkan air panas melalui cairan sekunder dengan titik didih paling kecil, lalu merubah uap panas tersebut sebagai penggerak turbin.

Keuntungan Asal Muasal Pengeboran Panas Bumi atau Geothermal

Pada setiap sumber energi, pasti memiliki manfaat masing-masing yang dapat manusia pergunakan di kehidupan sehari-harinya. Seperti pada sumber panas bumi yang memiliki beberapa manfaat untuk kehidupan manusia.

  1. Tidak Merusak Lingkungan

Bila dibandingkan dengan bahan bakar fosil seperti minyak bumi, batu bara serta gas alam, penggunaan panas bumi lebih rendah polusi dan emisi. Sehingga lebih aman digunakan dalam waktu cukup lama.

Dengan efek negatif yang tidak terlalu besar berdampak pada bumi, akan lebih baik untuk menggunakan panas bumi. Apalagi beberapa penelitian yang telah dilakukan, meramal bahwa bahan bakar fosil akan habis pada puluhan tahun kedepan.

  1. Energi yang Dapat Terbarukan

Asal Muasal Pengeboran panas bumi atau Geothermal dinilai dapat bermanfaat bagi kelangsungan hidup manusia, salah satu manfaatnya adalah energi yang dapat terbarukan.

Yang berarti membuktikan bahwa sumber panas ini akan bertahan lebih lama, bahkan hingga bumi dihancurkan oleh matahari.

Hal ini dapat terjadi, karena panas dari dalam dalam bumi dapat terisi secara alami sehingga selalu terbarukan. Berbeda halnya dengan energi fosil, yang memiliki batas penggunaan dan tidak dapat diperbaharui.

  1. Energi Stabil

Karena berasal dari bawah kerak bumi Geothermal dinilai lebih stabil, sebab panas bumi ini akan selalu tersedia dan tidak akan habis. Sehingga manusia dapat memanfaatkannya kapan saja, selain itu manusia dapat memprediksi berapa keluaran daya dari pembangkit listrik.

  1. Evolusi Cepat

Dengan hadirnya Geothermal ini, manusia akan terus melakukan penelitian serta eksplorasi yang nantinya dapat menghadirkan beberapa teknologi baru. Semakin banyak proyek, semakin banyak juga tumbuhnya industri memanfaatkan energi ini.

Mengenal Geothermal yang merupakan sumber energi terbilang baru, dan memiliki banyak manfaat bagi kehidupan manusia. Membuat manusia terus mengadakan penelitian,terhadap asal muasal pengeboran panas bumi atau Geothermal. XCMG

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *