Artikel Alat BeratMetode Pengeboran DTH Drilling dan Manfaatnya

July 14, 2021by XCMG Indodrill0

Pada umumnya metode pengeboran terbagi menjadi 3 yaitu Top Hammer Drilling, Rotary Drilling dan metode pengeboran DTH Drilling atau Down The Hole. Namun kali ini kami akan membahas mengenai Down The Hole Drilling, mulai dari jenis mata bor hingga manfaatnya.

Penggunaan metode DTH biasanya digunakan untuk daerah bebatuan maupun tanah. Umumnya penggunaan alat ini digunakan pada daerah yang akan dilakukan pembangunan, dan alat ini cukup banyak beredar di Indonesia.

Penggunaan metode pengeboran DTH Drilling dikenal sebagai metode yang cukup umum digunakan, apalagi di beberapa negara. Cukup efisien untuk digunakan di daerah yang penuh dengan bebatuan dan pertambangan.

Mesin DTH terdiri dari mata bor, penabrak dan pipa bor. Di sini kami akan menjelaskan secara singkat apa saja kegunaan alat ini serta jenis mata bor dengan beragam kegunaannya sesuai dengan bentuknya.

Jenis Utama Mata Bor (Bit) DTH Drilling

Terdapat beragam jenis mata bor atau bit yang dapat digunakan untuk alat ini. Karena perbedaan jenis mata bor ini, maka berbeda juga penggunaan serta manfaatnya. Berikut ini jenis mata bor pada down the hole drill serta kegunaannya.

  1. Convex Face

Dikenal sebagai wajah cembung, karena permukaan pada mata bor DTH ini terlihat demikian. Jenis ini terbagi menjadi dua yaitu bos tunggal dan wajah bos ganda dengan ukuran diameter yang lebih besar.

Mata bor convex face kurang cocok digunakan pada daerah banyak akan bebatuan. Jenis ini akan lebih cocok untuk dimanfaatkan pada medan yang mudah rapuh.

  1. Flat Face

Flat face dengan bentuk permukaan datar, jenis ini lebih cocok untuk metode pengeboran DTH Drilling pada daerah bebatuan keras.

Berbeda dengan convex face yang kurang cocok pada daerah bebatuan keras. Mata bor ini dapat digunakan juga pada bebatuan keras atau lubang ledakan.

Bit pada mesin akan mengarah ke lubang dengan jarak cukup dalam, sehingga akan sesuai di daerah bekas ledakan untuk dilakukan pengeboran.

  1. Concave Face

Memiliki permukaan cembung, membuat mata bor ini sering digunakan dan mudah untuk ditemukan pada pasaran saat ini. Dengan bentuk permukaan cembung seperti ini, proses pengeboran akan lebih mudah pada daerah dengan formasi batuan sedang maupun keras.

Jenis mata bor adalah yang paling umum, sehingga banyak digunakan untuk daerah pengeboran seperti sumur air ataupun pertambangan.

  1. Kavex

Mata bor ini merupakan gabungan dari Convex dan Concave, karena permukaan pada mata bor ini terlihat pada ujung tengah cekung, namun pada beberapa bagian permukaannya mengarah ke dalam atau cembung.

Jenis Kavek sengaja dirancang untuk melakukan pengeboran pada daerah bebatuan yang cukup keras dan sangat keras, serta untuk mengatasi agar permukaan bit tidak mudah terkikis.

Karena bila dibandingkan dengan jenis bit lainnya, bila dilakukan pengeboran pada medan bebatuan yang sangat keras, maka permukaan bit akan mudah terkikis.

Manfaat dan Metode Pengeboran DTH Drilling

Pengeboran menggunakan mesin DTH, akan memberikan beberapa keunggulan dibandingkan dengan metode lainnya. Pengeboran menggunakan metode DTH bisa digunakan dengan lubang pengeboran lebih besar, serta lebih dalam pada formasi medium.

Manfaat lainnya adalah penggunaan DTH dinilai lebih efektif untuk menembus daerah bebatuan. Selain itu terdapat beberapa jenis mata bor yang dapat disesuaikan dengan daerah pengeboran.

Mata bor pada mesin ini lebih mudah untuk menghancurkan bebatuan, serta udara ada mata bor akan lebih mudah untuk keluar, sehingga udara dan serpihan dapat keluar dari lubang.

Selain itu metode pengeboran DTH Drilling sering dimanfaatkan pada daerah konstruksi, sumur air, serta pada industri gas dan minyak.

Dari segi lingkungan, pengeboran menggunakan metode ini akan lebih ramah lingkungan. Prosesnya juga minim akan suara dan getaran, sehingga tidak mudah mengganggu masyarakat setempat.

Tentunya kelebihan ini dinilai lebih disukai oleh masyarakat perkotaan dan padat penduduk, sebab sering terjadi daerah pengeboran yang ramai penduduk, dan membuat masyarakat setempat merasa terganggu dengan suara serta getaran.

Pengeboran memang sering merusak lingkungan, namun bila dilakukan dengan protokol yang sesuai, maka pengeboran tersebut dapat dilakukan sesuai dengan persetujuan pihak tertentu.

Penggunaan metode pengeboran DTH Drilling memang memiliki beragam manfaat, bagi infrastruktur maupun industri besar di beberapa negara. XCMG

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *